RUMUS TINGKAT KEMATIAN

RUMUS TINGKAT KEMATIAN A.TINGKAT KEMATIAN KASAR (CDR/Crude Death Rate)  jumlah orang yang meninggal pertengah tahun dapat dirumuskan : CDR = D K  Pm D = Jumlah kematian Pm = Jumlah Penduduk Pertengah tahun K = Konstanta = 1000 Penduduk pertengah thn dpt dirumuskan Pm = ½ (P1+P2) Pm = P1+(P2-P1) Pm = P2-(P2-P1) Pm = Jumlah penduduk pertengah tahun…

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertilitas penduduk

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertilitas penduduk Faktor Demografi, Antara lain : Struktur umur, Struktur perkawinan, Umur kawin pertama, Paritas, Disrupsi perkawinan, Proporsi yang kawin. Faktor Non Demografi, antara lain : Keadaan ekonomi penduduk, Tingkat pendidikan, Perbaikan status perempuan, Urbanisasi dan industrialisasi.  Berikut sedikit penjelasan mengenai pengukuran mortalitas : Crude Death Rate (CDR) Adalah banyaknya…

PUSAKA YANG DI MILIKI OLEH SUKU TENGGER

PUSAKA YANG DI MILIKI OLEH SUKU TENGGER Jimat Klonthongan / Jodang Wasiat Jimat Klonthong / Jodang wasiat jumlahnya ada dua, yang pertama disimpan oleh masyarakat Suku Tengger Brang Wetan tepatnya di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo.bentuknya berupa kotak terbuat dari kayu.Sedang Jimat Klonthong / Jodang Wasiat yang kedua disimpan di wilayah Brang Kulon yaitu…

Pertunangan dan Perkawinan

Pertunangan dan Perkawinan Pada umumnya masyarakat Tengger mempunyai pendirian yang cukup bermoral atas perkawinan. Poligami dan perceraian boleh dikatakan tidak pernah terjadi. Perkawinan di bawah umur juga jarang terjadi. Dalam pertunangan (pacangan), lamaran dilakukan oleh orangtua pria. Sebelumnya didahului dengan pertemuan antara kedua calon, atas dasar rasa senang kedua belah pihak. Apabila kedua belah pihak…

Hubungan Antar-manusia Menurut Falsafah Tengger

Hubungan Antar-manusia Menurut Falsafah Tengger Sesuai dengan ajaran yang hidup di masyarakat Tengger seperti terkandung dalam ajaran tentang sikap hidup dengan sesanti panca setia, yaitu: i. setya budaya artinya, taat, tekun, mandiri; ii. setya wacana artinya setia pada ucapan; iii. setya semàya artinya setia padajanji; iv. setya laksana artinya patuh, tuhu, taat; v. setya mitra…

IAIN Manado Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan dan Penanganan Pornografi bagi Mahasiswa

IAIN Manado Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan dan Penanganan Pornografi bagi Mahasiswa Menghadapi maraknya pornografi di kalangan remaja Indonesia,  Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Agama dan IAIN Manado, menggelar sosialisasi dan edukasi pencegahan dan penanganan pornografi bagi mahasiswa. Kegiatan ini diikuti mahasiswa IAIN dan IAKN Manado. Hadir sebagai narasumber, Peri Umar Farouk dari…

Menristekdikti Janji Berantas Narkoba di Kampus

Menristekdikti Janji Berantas Narkoba di Kampus Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir berjanji menindak tegas dengan membersihkan kampus dari peredaran narkoba. Dia mengemukakan soal ini saat menjadi Inspektur Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu, 17/8/19. Berita Terkait Wakil Rektor Universitas…

Kemenag Siap Gelar Olimpiade Sains & Teknologi PTKI 2019

Kemenag Siap Gelar Olimpiade Sains & Teknologi PTKI 2019 Ditjen Pendidikan Islam Kemenag saat ini tengah merancang penyelenggaraan Olimpiade Sains & Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OSKI) 2019. UIN Alauddin Makassar terpilih menjadi tuan rumah final OSKI pertama yang akan berlangsung September 2019 mendatang. Menurut Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim, kegiatan ini bertujuan…

Sejarah Sosial

Sejarah Sosial Sejarah sosial adalah peristiwa berkenaan masyarakat. Menurut pendapat sejarawan Belanda, P.J Blok, bahwa peristiwa sosial ialah the history of the people. Ia mengkaji berkenaan pola-pola kebudayaan penduduk manusia, khususnya yang memperlihatkan aspek-aspek sosial di dalamnya. Antara aspek-aspek yang termasuk dalam bidang ini meliputi kebudayaan, kesenian, kesusastraan, agama, ekonomi, pendidikan, perundangan, pemikiran, keluarga, perempuan,…

MENEMUKAN DAN MENULIS KEMBALI JEJAK MASA LAMPAU

MENEMUKAN DAN MENULIS KEMBALI JEJAK MASA LAMPAU Bangsa Indonesia terbentuk melalui proses histori yang panjang selama ratusan lebih-lebih ribuan tahun lamanya. Di samping itu tiap-tiap wilayah di Nusantara mempunyai sejarahnya sendiri. Perjalanan histori yang panjang di beraneka wilayah di Nusantara tersebut mengimbuhkan sifat terhadap kepribadian suatu masyarakat, suku bangsa maupun bangsa Indonesia sekarang. Proses histori…