Badai adalah

Badai adalah

Badai adalah

Badai adalah
Badai adalah

Badai adalah suatu gangguan pada atmosfer di suatu planet, terutama yang mempengaruhi permukaannya serta menunjukkan cuaca buruk. Badai dapat ditandai denganangin yang kencang (badai angin), petir dan kilat (badai petir), curahan hujan lebat, misalnya es (badai es), atau angin yang membawa suatu zat melalui atmosfer (seperti badai pasir, badai salju, dll). Badai terjadi sewaktu suatu pusat tekanan rendah terbentuk dengan dikelilingi oleh suatu sistem bertekanan tinggi. Kombinasi gaya yang berlawanan ini dapat menciptakan angin dan menimbulkan pembentukan awan badai, seperti kumulonimbus. Wilayah kecil dan terlokalisasi yang bertekanan rendah dapat terbentuk dari udara panas yang naik dari permukaan yang panas, yang akan menimbulkan gangguan yang lebih kecil seperti angin puyuh atau puting beliung.

Badai Guruh

Badai guruh dapat terjadi secara individu atau dalam kelompok sel-sel yang dikaitkan dengan wilayah konvergensi skala meso atau front skala sinoptik. Dalam banyak hal badai guruh dapat menyebabkan banjir, angin kencang, bahaya batu es hujan, bahaya petir yang dapat menyebabkan hilangnya nyawa manusia.

Badai guruh banyak terjadi di wilayah tropis dan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  1. Badai guruh termal atau konvektif (convective or thermal thunderstorms). Badai ini disebabkan oleh pemanasan permukaan dari radiasi matahari . Karakterisitik badai ini adalah pertumbuhan cepat, wilayah kurang luas, hujan lebat (shower) lokal, arus udara ke baweah kuat dan angin rebut (squalls) local, serta adanya resiko hujan es batu lokal dan petir. Karena badai ini tumbuh dengan cepat maka peringatan ini sulit dilakukan.
  2. Badai duruh orografik (orographic thunderstorm). Badai ini terjadi jika udara tidak stabil secara bersyarat atau konvektif naik akibat pegunungan.

Badai guruh yang dikaitkan dengan gangguan tropis seperti badai tropis, monsoon, gelombang timuran (easterly wave) dan sebagainya.

Badai Petir

Petir adalah sebuah kejutan listrik yang terjadi dalam sebuah badai petir. Dapat terlihat dalam bentuk garis terang dari langit. Temperatur kejutan petir dapat lima kali lebih panas dari permukaan matahari. Sebuah badai petir, juga disebut badai listrik dan badai guntur, merupakan bentuk cuaca yang dikenali dari munculnya guntur dan petir.

Bila jumlah air yang banyak dan berasal dari awan diketahui, kemudian total energi sebuah badai petir dapat dihitung. Pada badai petir sedang, energi yang dilepaskan mencapai 10.000.000 kilowatt jam (3.6×1013 joule), yang sama dengan bom nuklir 20 kiloton. Badai petir besar dapat 10 hingga 100 kali lebih kuat.

Badai petir terjadi di seluruh dunia, bahkan di wilayah kutub sekalipun, dengan frekuensi terkuat di daerah hutan hujan tropis, dimana mereka terjadi setiap hari.Kampala dan Tororo di Uganda telah dianggap sebagai tempat paling banyak petir di Bumi, gelar ini juga diberikan pada Bogor di Jawa, Indonesia atau Singapura.

Beberapa badai petir terkuat dan berbahaya terjadi di Amerika Serikat terutama di Midwest dan negara bagian selatan. Badai tersebut dapat membuat sebuah tornado. Setiap musim semi, pemburu badai pergi ke Great Plains Amerika Serikat dan Canadian Prairies untuk menjelajah aspek visual dan ilmiah badai dan tornado.

Badai Salju
Badai salju terjadi saat udara yang hangat dan basah bertemu dengan udara yang dingin. Massa udara yang hangat dan basah dan massa udara yang dingin tersebut dapat mencapai diameter 1000 km atau lebih. Badai salju yang mempengaruhi Amerika Serikat Timur Laut sering mendapatkan uap air dari udara yang berpindah ke utara dariTeluk Meksiko dan udara yang dingin dari massa udara yang datang dari Arktik. Di Amerika Serikat Barat Laut, udara yang hangat dan basah dari Samudera Pasifikmendingin saat didorong ke atas oleh pegunungan. Banyak hal yang berbeda dapat mempengaruhi gerakan, isi uap, dan suhu massa udara. Semua perbedaan tersebut mempengaruhi jenis dan keparahan badai salju.

Badai Flora

Badai Flora adalah salah satu siklon tropis Atlantik paling mematikan dalamcatatan sejarah, dengan total korban mencapai 7000 jiwa. Siklon tropis ketujuh dalam musim siklon tropis Atlantik 1963 ini berkembang dalam bentuk gangguan diIntertropical Convergence Zone pada 26 September, 1215 km barat daya Tanjung Verde. Setelah beberapa hari aktivitas lemah, pada 29 September, badai ini dengan cepat mencapai status badai tropis. Flora terus menguat hingga mencapai Kategori 3 sebelum bergerak melalui Kepulauan Windward dan Tobago dan mencapai kecepatan angin lestari maksimum (maximum sustained winds) 230 km/jam di Laut Karibia. Badai menghantam barat daya Haiti dengan intensitas mendekati puncak, berbelok ke barat, dan melanda Kuba selama empat hari sebelum berbelok ke timur laut. Flora melewatiBahama dan bergerak dipercepat terus ke timur laut menjadi siklon ekstratropis pada 12 Oktober 1963.

Badai Tropis

Badai Tropis (disebut juga dengan Typhoon atau Tropical Cyclone) adalah pusaran angin kencang dengan diameter Sampai dengan 200 km dan berkecepatan > 200 km/jam serta mempunyai lintasan sejauh 1000 km. Dengan kecepatan angin sedemikian, sebuah badai tropis yang melintasi daratan dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat hebat. Tidak hanya pohon-pohon yang tercabut dari akarnya, bangunan-bangunan permanen tersapu, mobil besar, kereta api, dan benda-benda besar atau berat lainnya terangkat dan beterbangan,  serta menimbulkan ribuan korban jiwa. Ia bisa tumbuh ketika suhu muka laut berada di atas 27 oC dan bisa dideteksi kemungkinan tumbuhnya sejak tiga hari sebelumnya. Karena bertambahnya faktor kekasaran permukaan dan kehilangan sumber kelembabannya, badai akan melemah ketika masuk ke daratan.

Baca Juga :