Dilepas di Dharmasraya Untuk Jambore Nasional, Kwarda 03 Sumbar Berkekuatan 803 Orang Pramuka Penggalang

Dilepas di Dharmasraya Untuk Jambore Nasional, Kwarda 03 Sumbar Berkekuatan 803 Orang Pramuka Penggalang

Dilepas di Dharmasraya Untuk Jambore Nasional, Kwarda 03 Sumbar Berkekuatan 803 Orang Pramuka Penggalang

Dilepas di Dharmasraya Untuk Jambore Nasional, Kwarda 03 Sumbar Berkekuatan 803 Orang Pramuka Penggalang
Dilepas di Dharmasraya Untuk Jambore Nasional, Kwarda 03 Sumbar Berkekuatan 803 Orang Pramuka Penggalang

Kontingan jambore nasional (Jamnas) Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Sumatera Barat yang akan mengikuti Jamnas Gerakan Pramuka di Cibubur dilepas secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Priadi Syukur di halaman kantor bupati Dharmasraya, Selasa 9 Agustus 2016. Hadir dalam acara tersebut Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Ketua Kwarda 03 Sumbar Muslim Kasim.

Kontingen Sumatera Barat ke ajang Jamnas pramuka berkekuatan 803 pramuka penggalang yang berasal dari utusan Kwarcab dari 19 kabupaten dan kota di Ranah Minang. Masing-masing Kwarcab menempatkan 40 orang penggalang pilihan yang direkrut dari masing-masing kwartir ranting. Di luar para pramuka penggalang, ada 100 orang pendamping dan 32 pramuka berkebutuhan khusus alias disabilitas. Mereka akan diberangkatkan ke bumi perkemahan Cibubur, Jakarta Timur menggunajan jalan darat.

Menurut Priadi Syukur mewakili Gubernur Irwan Prayitno, kontingen pramuka dari

Sumatera Barat merupakan hasil seleksi ketat berdasarkan kemampuan, disiplin dan ketangkasan dari semua pramuka penggalang. Mereka mewakili Sumatera Barat dan akan menjadi cerminan generasi muda Sumatera Barat di iven paling bergengsi dalam gerakan pramuka Indonesia itu. Oleh karena itu, menjaga nama baik melalui capaian prestasi dan aktualisasi perilaku berbudi luhur mutlak harus ditunjukkan oleh semua anggota kontingen.

Pengiriman peserta Jamnas pramuka ke Cibubur ini, menurut Priadi Syukur, juga menjadi bukti kepedulian Sumatera Barat terhadap pembinaan generasi muda. Pemerintah Sumatera Barat melihat telah terjadi degradasi moral di kalangan generasi muda, dimana nilai-nilai luhur bangsa tidak lagi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui gerakan Pramuka yang menjadi bagian dari pendidikan karakter diharapkan generasi muda dapat mengetahui jatidiri bangsa yang mengutamakan keluhuran budi pekerti, gotong royong dan saling membantu.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Kamabicab

Ketua Majelis Pembina Cabang) Gerakan Pramuka Kabupaten Dharmasraya mengatakan pihaknya merasa mendapat kehormatan dari Kamabicab kabupaten dan kota lantaran telah ditunjuk sebagai tuan rumah pelepasan kontingen pramuka Sumatera Barat ke Jamnas Cibubur.

Momentum tersebut menunjukkan betapa sesama Kamabicab membutuhkan kerjasama yang erat dalam membangun kebersamaan dalam melaksanakan pembinaan generasi muda. Pelepasan bersama itu sekaligus menunjukkan adanya kerjasama dan kemauan yang kuat dari semua Kamabicab untuk menegakkan bendera Sumatera Barat di kancah Jamnas Cibubur.

Kepada seluruh anggota kontingen, bupati termuda di Indonesia itu berpesan agar

dalam melaksanakan aktifitas dan menjalani jambore, agar tetap taat melaksanakan shalat dan menjaga kesehatan.

“Jangan tinggalkan shalat walau sesibuk apapun dan jaga selalu kesehatan. Tidak ada artinya berlatih selama ini jika di arena pertandingan kita sakit,” pesannya. Selain itu ia juga minta agar ajang jambore itu dapat dijadikan wahana menjalin persatuan dan kesatuan di kalangan generasi muda Sumatera Barat maupun secara nasional.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/gtBXx3Au7bl4d334R5rfd9