EF Dorong Jiwa Enterpreneur lewat Kompetisi EF 360

EF Dorong Jiwa Enterpreneur lewat Kompetisi EF 360

EF Dorong Jiwa Enterpreneur lewat Kompetisi EF 360

EF Dorong Jiwa Enterpreneur lewat Kompetisi EF 360
EF Dorong Jiwa Enterpreneur lewat Kompetisi EF 360

Hingga 2030 mendatang, diperkirakan terdapat satu miliar anak muda Indonesia yang akan memasuki pasar tenaga kerja. Ini merupakan salah satu faktor mengapa jumlah perusahaan rintisan atau lebih dikenal sebagai startup terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018 telah terbentuk 992 startup baru, di mana 91% pendirinya didominasi dari kalangan yang berusia 25-38 tahun. Padahal dari total populasi masyarakat Indonesia sebesar 260 juta penduduk, masih ada potensi dari 12% atau 31 juta remaja kelompok usia 15-19 tahun yang juga bisa dikembangkan sebagai pendiri startup.

Dengan misi ingin menumbuhkan jiwa entrepreneurship anak muda Indonesia khususnya siswa SMA, Education First (EF) English Centers for Kids & Teens berinisiatif mengadakan EF 360, sebuah kompetisi bagi murid-murid SMA untuk mengembangkan ide kreatif, futuristik dan kolaboratif.

“Kompetisi EF 360 dapat menjadi sarana bagi murid-murid SMA/sederajat untuk belajar mengasah kemampuan problem solving mereka. Mereka ditantang untuk memecahkan studi kasus yang sudah dibentuk dan pada akhirnya akan tercipta sebuah inovasi melalui ide-ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sebuah bisnis yang bisa diaplikasikan,” tutur Savitri Manan, EF Customer Experience Director, di Jakarta, Minggu (28/7).

Untuk kompetisi ini, EF bekerja sama dengan Hult Internasional Business School, sebuah lembaga pendidikan tinggi formal sekaligus sekolah bisnis global yang memiliki kampus di lima kota pusat bisnis, afiliasi dari EF Education First.

“EF 360 turut mengedukasi para pelajar Indonesia dalam pembuatan business plan

dan business ideation sehingga dapat memberikan dampak positif pada pengembangan bahasa Inggris anak-anak Indonesia,” ucap Erditya Arfah selaku Marketing Director EF English Centers for Kids & Teens.

Kompetisi EF 360 akan membekali para murid SMA yang menjadi finalis dengan pelatihan perencanaan bisnis, pitching ide bisnis, content marketing dan branding.

“Selama empat hari secara intensif, mulai dari tanggal 9 sampai 12 Oktober, lima

tim finalis terpilih dari kompetisi EF 360 akan dimentori oleh orang-orang yang berpengalaman di bidangnya. Mereka akan dibantu untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka serta mewujudkannya sebagai bisnis yang bisa diaplikasikan. Pemenang akan dinilai berdasarkan lima poin penilaian yaitu actionable, sustainable, measurable impact, feasibility, innovative, dan scalable,” tambah Erditya.

Selain itu, salah satu kunci penting untuk memenangkan persaingan pasar global

adalah dengan menguasai Bahasa Inggris.

“Penggunaan bahasa Inggris menjadi sangat penting untuk para entrepreneur sebagai bekal membangun relasi untuk memperluas peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Oleh karena itu selain memenangkan beasiswa sebesar US$22.000 di Hult International Business School serta Global Office Tour ke Shanghai, pemenang EF 360 juga akan mendapatkan kursus Bahasa Inggris EF Frontrunner,” tutup Elisabeth Maria, Regional Director EF English Centers for Kids and Teens.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/sejarah-bandung-jawa-barat/