Fungsi Pendidik dalam Pendidikan Islam

  Fungsi Pendidik dalam Pendidikan Islam

Pendidik berfungsi sebagai spiritual father (bapak rohani), bagi peserta didik yang memberikan santapan jiwa dengan ilmu, pembinaan akhlak mulia, dan meluruskan perilakunya yang buruk. Oleh karena itu, pendidik memiliki kedudukan tinggi. Dalam hadits disebutkan : “Jadilah engkau sebagai guru atau pelajar atau pendengar atau pecinta, dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima, sehingga engkau menjadi rusak”.Bahkan Islam menempatkan pendidi setingkat dengan derajat seorang Rasul. Al Syaukir bersyair :

“Berdiri dan hormatilah guru dan berilah penghargaan, seorang guru itu hampir saja merupakan seorang Rasul”.

Perhatikan QS. At Taubah:122

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِروْاكَاقَة فَلَوْلاَ نَفَرَمِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَانِفَة لِيَتَفَهُوْا فِي الدِّين وَلِيُنْذِرُوا قَوْ مَهُمْ اِذَا رَجَعُوْا اِلَيْهمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ

“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semaunya (ke media perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga mereka”.[12]