Indonesia target penipuan iklan digital, berapa kerugiannya?

Indonesia target penipuan iklan digital, berapa kerugiannya?

Indonesia target penipuan iklan digital, berapa kerugiannya

Mobile Marketing Association (MMA) Indonesia dan Integral Ad Science menyebut bahwa perusahaan di Indonesia menjadi target penipuan iklan digital dengan taksiran kerugiuan mencapai ratusan juta dolar akibat belanja iklan penipuan atau ad-fraud pada tahun ini.

“Indonesia menjadi target ad-fraud,” kata Country Manager MMA Indonesia, Shanti Tolani, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Indonesia menjadi target iklan penipuan karena skala dan volume belanja iklan

yang signifikan. Menurut Shanti, industri yang menjadi target para penipu antara lain e-commerce, teknologi finansial, game dan fast-moving consumer goods.

Ad-fraud tersebut berasal dari peretas yang membuat bot, memanfaatkan malware yang berada dalam perangkat untuk membuat data palsu. Bentuk ad-fraud antara lain berupa iklan bertumpuk saat membuka sebuah laman.

Baca juga: Iklan media massa menurun, Komisi Konsumen Australia serukan regulasi konten digital

Sayangnya, baru 43 persen brand yang menyadari keberadaan ad-fraud. Risiko itu

dapat dikurangi melalui edukasi ke pasar bahwa mereka perlu menggunakan solusi teknologi, bukan hanya memblokir situs yang dianggap menipu.

Jika menggunakan tindakan pencegahan, risiko adfraud dapat diminimalisir sebesar 0,4 hingga 0,5 persen.

MMA dan IAS membuat laporan “Ad-fraud Brand Safety and Viewbility Whitepaper:

The State of Ad-fraud in Indonesia” berisi pemahaman mengenai penipuan iklan, cara meningkatkan brand safety, meningkatkan kinerja pemasaran untuk platform periklanan dan mendorong akuntabilitas dalam mobile advertising.

 

sumber :

https://www.kuliahbahasainggris.com/seva-mobil-bekas/