Inovasi Pelayanan itu Murah, Tinggal Mau Saja

Inovasi Pelayanan itu Murah, Tinggal Mau Saja

Inovasi Pelayanan itu Murah, Tinggal Mau Saja

Inovasi Pelayanan itu Murah, Tinggal Mau Saja
Inovasi Pelayanan itu Murah, Tinggal Mau Saja

BANDUNG-Ternyata melakukan inovasi pelayanan publik yang prima itu tidak memerlukan biaya yang mahal. Dikatakan Menteri Pemberadayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Asman Abnur, dirinya telah merangkum sebanyak 297 penerapan inovasi pelayanan dari berbagai daerah yang dinilai berhasil. Diantaranya inovasi pelayanan di salah satu Polres, ternyata setelah ditanya hanya memerlukan biaya tidak lebih dari 15 juta rupiah.

“Ternyata inovasi (pelayanan) itu tidak mahal, itu tergantung kecerdasan. Di salah satu Polres ketika saya tanya mereka menyebutkan biaya tidak lebih dari 15 juta (rupiah). Semuanya sudah on-line. Tinggal mau saja,” ujar Menpan saat memberikan materi dalam Seminar Smart City di Hotel Savoy Homann Bandung, Rabu (26/10).

Kemudian inovasi lainnya yaitu Tim Darurat Modern di Tulungagung. Kata Asman begitu kejadian mobil dan petugas sudah siap dengan peralatan termasuk Kartu BPJS-nya.

“(Sehingga) Rakyat langsung masuk rumah sakit tidak menunggu lagi tiga bulan,” ujarnya lagi.

Inovasi berupa kemajuan dalam pelayanan harus diperlihatkan supaya bisa menjadi

inpirasi bagi daerah lain. Jika perubahan berupa kemajuan telah terjadi, katanya lagi, akan meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia internasional.

“Jika kemajuan telah terjadi akan menigkatkan daya saing kita di mata luar negeri,” imbuhnya.

Untuk mencapainya perlu ada integritas dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemudian budaya kerja ASN yaitu kelembagaan, manajemen, pengawasan, akuntabilitas, dan tatalaksananya harus saling mengikat satu sama lain.

Target kita ialah apabila pelayanannya sudah bagus dan sistemnya sudah ada

kepastian, maka dengan sendirinya akan meningkatkan gairah investasi.

“Jika itu sudah bagus, pasti orang tidak ragu lagi berinvestasi. Duit akan masuk ke Indonesia, bukan hanya Jakarta, tetapi juga ke daerah,” katanya.

Bila kemajuan ini tercipta, kata Asman, investor masuk dan akan membawa efek positif sehingga pengangguran akan berkurang.

Seminar bertajuk “Smart City dalam pelayanan Publik di Indonesia” ini

diselenggarakan Fakulats Ilmu Administrasi Universitas Subang bertujuan memperkenalkan tentang Smart City yang saat ini tengah menjadi fenomena di daerah-daerah di Indonesia.

 

Sumber :

https://www.explosion.com/129428/5-strategies-to-motivate-your-child-to-learn/