KARAKTERISTIK MASYARAKAT MULTIKULTURAL

KARAKTERISTIK MASYARAKAT MULTIKULTURAL

KARAKTERISTIK MASYARAKAT MULTIKULTURAL

KARAKTERISTIK MASYARAKAT MULTIKULTURAL

1. ADANYA SEGMENTASI

Dalam suatu masyarakat multikultural terdapat segmentasi, segmentasi ini bisa datang dari segala bidang mulai dari kebudayaan hingga keagamaan. Segmentasi artinya tercipta suatu kelompok dengan tujuan maupun pemikiran yang sama, lalu kelompok tersebut membentuk kelompok yang lebih besar dengan kelompok lain yang memiliki paham berbeda. Di sinilah telah terbentuk suatu multikultural.

Adanya segmentasi tersebut merupakan salah satu karakteristik yang paling mencolok dari suatu masyarakat multikuktural yang telah tercipta.

2. STRUKTUR SOSIAL YANG BERBEDA

Dalam masyarakat multikultural terdapat juga struktur organisasi yang berbeda antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya, hal ini di picu karena adanya perbedaan sosial, budaya, maupun agama. Sehingga membuat struktur maupun lembaga – lembaga yang diciptakan oleh masyarakat tentu saja akan memiliki perbedaan di organisasi atau lembaga kemasyarakatan.

Struktur sosial yang berbeda ini bisa kita jumpai dengan mudah di lingkungan sekitar kita, bahkan antara satu wilayah dengan wilayah yang berdekatan saja dapat memiliki struktur serta lembaga masyarakat yang berbeda pula.

3. KONSENSUS YANG RENDAH

Konsensus merupakan kesepakatan hasil keputusan antara beberapa individu maupun kelompok setelah adanya perdebatan maupun diskusi tentang suatu masalah.

Di dalam masyarakat multikultural konsensus ini memiliki tingkat keberhasilan yang sangat rendah, dikarenakan setiap kelompok memiliki pandangan atau pendapat yang berbeda-beda sehingga tingkat konsensus sangatlah rendah.

Konsensus rendah ini merupakan ciri atau karakteristik yang sering ditemui pada sebuah masyarakat multikultural.

4. SERING TERJADI KONFLIK

Sering terjadi konflik adalah karakteristik berikutnya yang dimiliki oleh masyarakat multikultural, hal ini terjadi sama dengan konsensus yang rendah yaitu karena perbedaan pendapat atau paham yang bisa memicu perdebatan atau konflik yang lebih parah.

Walaupun masyarakat multikultural sendiri memiliki tujuan menyatukan keragaman, namun kenyataannya masih banyak perbedaan yang dapat membuat pertikaian atau konflik antara satu kelompok dengan kelompok lainnya yang terdapat pada masyarakat multikultural.

5. INTEGRASI SOSIAL YANG DIPAKSAKAN

Integrasi sosial merupakan suatu persatuan antara perbedaan yang bisa membuat lebih utuh dalam kesatuan dan keserasian fungsi. Sebenarnya jika sistem masyarakat multikultural dibentuk secara baik integrasi sosial bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai. Namun dalam kenyataannya integrasi ini jarang bisa untuk dicapai oleh masyarakat multikultural.

Integrasi sosial yang terjadi saat ini cenderung dipaksakan oleh beberapa pihak saja, dan tidak berasal dari dalam kelompok melainkan berasal dari luar.

6. ADANYA KEKUASAAN POLITIK

Karakteristik masyarakat multikultural yang terakhir ialah adanya kekuasaan politik oleh suatu kelompok yang dominan dalam masyarakat multikultural. Di mana kelompok minoritas tidak dapat ikut dalam politik yang ada pada masyarakat multikultural tersebut.

Hal ini bisa mengakibatkan perselihan dan konflik yang lagi-lagi menjadi tantangan terbesar dari berdirinya masyarakat multikultural itu sendiri.


Sumber: https://hon.co.id/phantom-of-the-kill-apk/