Kebijakan masalah Ketenagakerjaan

Kebijakan masalah Ketenagakerjaan

Kebijakan masalah Ketenagakerjaan

Kebijakan masalah Ketenagakerjaan

Masalah ketenagakerjaan yang dihadapi

oleh indonesia adalah pesatnya peningkatan jumlah angkatan kerja disetiap tahunnya. Istilah-istilah ketenaga kerja adalah setiap orang laki-laki atau wanita yang sedang dalam ata akan melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tingkat produktivitas tenaga kerja merupakan nilaoi tambah Produk Domestik Bruto (PDB) dibagi dengan jumlah penduduk yang bekerja untuk menghasilkan nilai tambah tersebut. Jaminan sosial tenaga kerja adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk satunan berupa uang sebagai pengganti sebagian  dari penghasilan yang hilang atau berkurang, dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua dan meninggal dunia.

Masalah ketenagakerjaan, negara manapun baik itu negara maju maupun negara berkembang pasti ada kecacatan dalam ketenagakerjaan. Hanya saja permasalahan yang dihadapi berbeda sehingga juga memiliki cara pemecahan maslaha yang berbeda pula.

  1. Masalah ketenagakerjaan

Berikut ini beberapa masalah ketenagakerjaan di Indonesia meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Jumlah angkatan kerja yang besar
  2. Kalitas tenaga kerja relatif rendah
  3. Persebaran tenga kerja tidak merata
  4. Kesempatan kerja masih terbatas
  5. Pengangguran
  6. Rendahnya gaji dan upah
  7. Jaminan sosial yang kecil

Permasalahan ketenaga kerjaan ini harus mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta. Masalah ketenagakerjaan  merupakan masalah pokok yang harus dihadapi oleh negara dan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu pemerintah harus merangkul swasta untuk bersama-sama mengurangi dan menuntaskan masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Banyak hal yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan diantaranya dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang terkait dengan ketenagakerjaan. Kebijakan-kebijakan tersebut diwujudkan  dalama usaha konkret, yaitu memperluas kesempatan kerja dan lapangan kerja dan lapangan kerja serta meningkatkan mutu tenaga kerja.

  1. Solusi pemecahan maslah ketenagakerjaan
  2. Jumlah angkatan kerja yang besar

Jumlah angkatan kerja yang besar disebabkan karena tinngginya tingkat kelahiran atau pertumbuhan penduduk. Maka solusi yang harus dilakukan pemerintah dalam menekan atau mengurangi tingginya tingkat pertumbuhan penduduk yaitu dengan memaksimalkan pelaksanaan program keluarga berencana (KB). Jika program   KB berjalan baik, maka jumlah angka pertumbuhan atau kelahiran akan menurun, demikian pula angkatan kerja semakin seimbang.

 Apabila penurunan jumlah angkatan kerja yang berimbang ini, diikuti dengan peningkatan jumlah lapangan kerja, maka jumlah pengangguran jga berkurang.

  1. Kualitas tenaga kerja relatif rendah

Penyebab rendahnya kualitas tenaga kerja di indonesia diantaranya karena rendahnya pendidikan, kurikulum pendidikan yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang tersedia, kurangnya pelatihan dan pemagangan kerja.

Untuk mengatasi masalah rendahnya kualitas tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1)      Melakukan pelatihan kerja

2)     Pemagangan

3)     Meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat

4)     Membenahi upah dan gaji tenaga kerja

5)     Peningkatan gizi dan kesehatan

  1. Persebaran tenaga kerja tidak merata

Persebaran tenaga kerja tidak merata disebabkan karena terkonsentrasinya penduduk Indonesia di pulau jawa. Hampir 60% penduduk Indonesia berada di pulau jawa. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak semakin banyaknya jumlah pengangguran di pula jawa, sedangkan diluar di pulau jawa pembangunan akan terhambat karena kekuranggan tenaga kerja untuk mengolah sumber daya yang ada.

Untuk pemecahan masalah tersebut, pemerintah juga mengeluarkan beberapa kebijakan yang dilakkan pemerintah.

1)     Mengadakan transmigasi

2)     Pemberdayaan tenaga kerja

3)     Pengembangan usaha sektor informal di daerah-daerah

  1. Kesempatan kerja masih terbatas

Untuk mengatasi terbatasnya kesempatan atau peluang kerja ini dapat dilakukan dengan cara pengembangan industri padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja yang besar. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkan penanaman modal dalam negeri. usaha lainnya   yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah terbatasnya lapangan kerja ini adalah dengan pengembangan pekerjaan umum, seperti pengadaan proyek pembangnan jalan, pembuatan saluran air, irigasi, pembuatan jembatan dan perbaikan jalan.

  1. Pengangguran

Masalah pengangguran ini disebabkan oleh menrunnyaa permintaan tenaga kerja, kemajuan teknologi dan kelemahan dalam pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, pengangguran dapat di tekan atau diperkecil bila keempat masalah tadi , bisa juga terjadi karena sering terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan ketergantungan angkatan kerja pada lowongan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah dan perusahaan. Mereka lebih suka menunggu lowongan pekerjaan dibuka, jarang sekali angkatan kerja yang berkeinginan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri melalui kegiatan wirausaha.


Sumber: https://student.blog.dinus.ac.id/handay/seva-mobil-bekas/