Negara dengan Biaya Kuliah S2 Termurah

Negara dengan Biaya Kuliah S2 Termurah

Bisa bersekolah atau melanjutkan kuliah S2 di luar negeri ialah impian seluruh orang. Ada sejumlah orang yang dapat mewujudkan mimpi tersebut, terdapat pula yang terkendala masalah ongkos kuliah. Sebenarnya tidak ada dalil untuk tidak bisa mewujudkan mimpi tersebut.

Kalau anda mau tidak banyak lebih rajin menggali infomasi, ada sejumlah negara yang menawarkan ongkos kuliah S2 murah bahkan lebih murah daripada sejumlah universitas di Tanah air. Berikut ini adalah5 negara dengan ongkos kuliah S2 termurah, di antaranya:

Italia

Meskipun ongkos kuliah S2 di universitas swasta negara ini terbilang mahal, namun rata-rata ongkos kuliah universitas negeri di Italia lumayan murah. Yaitu selama 850 hingga 1.000 euro atau selama Rp12.000.000-Rp14.000.000 per tahun. Lebih murah daripada rata-rata ongkos pendidikan di di antara universitas negara kita.

Jika hendak lebih murah lagi, Anda dapat berkuliah di Universitas Della Calabria di unsur selatan Italia. Biaya edukasi master di universitas itu terkenal sangat murah se-Italia, yakni sekitar Rp9.000.000 per tahun.

Kerennya, baik mahasiswa lokal maupun asing memiliki peluang yang sama dalam urusan mendapatkan beasiswa. Jika beruntung, bukan tidak barangkali kita dapat berkuliah secara cuma-cuma di negara asal pizza tersebut.

Taiwan

Popularitas perguruan tinggi di negara ini memang tidak setenar universitas di Eropa. Meskipun begitu, Taiwan mempunyai universitas terkemuka yang masuk dalam susunan universitas terbaik di dunia versi QS World. Universitas tersebut ialah NTU atau National Taiwan University.

Tidak melulu terkemuka, ongkos kuliah di NTU juga lumayan terjangkau. Per tahunnya mahasiswa master di kampus ini bakal dikenakan ongkos pendidikan selama Rp23.000.000 hingga Rp28.000.000. Sebagai perbandingan, rata-rata ongkos S2 di UGM (Universitas Gajah Mada) menjangkau Rp30.000.000 per tahun.

Belgia

Negara asal figur kartun Tin Tin ini mempunyai 3 distrik yaitu Flanders yang rata-rata penduduknya berbahasa Inggris, Wallonia berbahasa Perancis, dan sisanya yang berbahasa Belanda. Untuk mahasiswa asing, distrik Flanders merupakan kesayangan mereka sebab penduduk di sana dapat berbahasa Inggris.

Tidak heran andai di Flanders tidak sedikit ditemukan universitas berkualitas. Salah satunya ialah KU Leuven. Serunya, ongkos kuliah S2 di universitas tersebut lumayan terjangkau, yakni sekitar Rp12.000.000 per tahun. Harga itu tidak kalah murah dengan rata-rata ongkos pendidikan master di universitas Belgia lainnya, yakni sekitar Rp8.000.000 hingga Rp21.000.000 per tahun. Cukup murah bukan?

Austria

Austria adalahsalah satu negara di Eropa dengan ongkos kuliah S2 termurah. Jika menempuh edukasi master di negara ini, pada 2 semester kesatu kita tidak butuh mengeluarkan ongkos sepeser juga alias gratis. Selanjutnya, Anda melulu akan dikenakan ongkos kuliah selama Rp11.000.000 per semester.

Agar lebih ringan, carilah beasiswa guna berkuliah di negara ini. Karena biasanya, selain mengongkosi pendidikan beasiswa pun menanggung akomodasi dan ongkos hidup sekitar berkuliah di Austria.

Perancis

Pemerintah Perancis tidak pandang bulu dalam memajukan kualitas pendidikan. Mereka memberi peluang pada siapa saja yang hendak berkuliah tanpa mengeluarkan tidak sedikit biaya. Baik mahasiswa lokal maupun asing yang berkuliah di Perancis menemukan subsidi selama Rp140.000.000 per tahun.

Subsidi ini membuat ongkos kuliah di negara itu menjadi paling terjangkau. Rata-rata ongkos pendidikan master di negara ini melulu sekitar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000 per semester. Bahkan di antara universitas ternama negara tersebut, yakni Sorborne, melulu menarik ongkos kuliah selama Rp3.000.000 hingga Rp6.000.000 per tahun.

Sumber : http://www.shopzilla.de/rd?t=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id&b_id=1&key=kaufen%20viagra