Pemijahan

Pemijahan

Tempat akuarium (akuarium atau bak beton) diisi air setinggi 30 – 35 cm. Induk yang telah diseleksi dimasukan ke dalam tempat pemijahan sekitar 30 – 40 ekor induk betina, dan jantan cukup 5 ekor, (ukuran bak 80 x 45 x 40 cm).
Jika pemijahan dilakuakan di tempat berupa bak beton dengan ukuran 2 x 12 x 0,40 m, induk betina sebanyak 100 – 150 ekor dan jantan cukup 10 – 15 ekor. Pemasukan induk sebaiknya dilakukan paada saat suhu sedang rendah yakni pada saat pagi hari.
Seminggu setelah induk dipijahkan, biasanya anak – anak guppy telah mulai nampak di sela – sela akar atau tanaman air. Anak – anak guppy bisa mulai diserok dengan menggunakan seser halus, kemudian dicuduk dengan menggunakan piring disertakan sebagian air dipindahkan ke dalam wadah kemudian dipindahkan ke dalam tempat pembesaran. Induk guppy telah dibiarkan di dalam tempat pemijahan dan diberikan pakan berupa cacing rambut, kutu air atau jentik – jentik nyamuk selanjutnya (dosis 3 – 5 %)/bobot biomas/hari. Seekor indukan guppy betina dapat menghasilkan keturunan dengan jumlah rlatif sedikit, berkisar anatara 30 – 60 ekor. Ikan guppy dapat dipijahkan sepanjang tahun dengan interval 4 minggu.

7. Pembesaran

Siapkan bak pembesaran dengan ukuran 2 x 2 m, ketinggian bak 0,4 m. Bak diisi air bersih yang telah diendapkan sehari semalam, setinggi 30 – 35 cm. Di dalam bak diberi tanaman air yang telah dibersihkan. Benih dimasukan ke dalam bak dengan menggunakn ember, biarkan benih keluar dengan pelan – pelan dengan cara menyondongkan ember. Penebaran benih dilakuakan pada pagi hari, kepadatan benih sebanyak 2.000 ekor.
Benih mulai diberi makan hari pertama, jenis pakannya bisa diberikan jenis infusuria, rotifera, atau kutu air. Beberapa hari selanjutnya bisa diberi makan

TERBARU