Pengertian kesadaran

Pengertian kesadaran

Secara harfiah kata “kesadaran” berasal dari kata “sadar” yang berarti keinsafan; keadaan mengerti; hal yang dirasakan atau dialami oleh seseorang.[2] Jadi kesadaran adalah keinsyafan atau merasa mengerti atau memahami sesuatu.

Berbicara mengenai masalah kesadaran berarti tidak akan terlepas dari masalah psikis. Adapun yang dimaksud dengan psikis ini adalah totalitas segala peristiwa kejiwaan baik disadari maupun yang tidak disadari.

Manusia dalam kehidupan dapat bertindak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat ataupun sebaliknya. Manusia yang dapat bertindak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dapat dikatakan memiliki kesadaran moral, yaitu adanya keinsyafan dalam diri manusia bahwa sebagai anggota masyarakat dapat melakukan kewajibannya. Dalam hal tersebut Zubair mengatakan:

“kesadaran moral merupakan faktor penting untuk meningkatkan tindakan manusia selalu bermoral berprilaku susila lagi pula tindakannya akan sesuai dengan norma yang berlaku dan fundamental. Perilaku manusia yang berdasarkan atas kesadaran moral, perilakunya selalu direalisasikan sebagaimana yang seharusnya, kapan saja dan dimana saja.[3]

2.1.2   Pengertian hukum

  1. a)Menurut Suharso dan Retnoningsih, menyatakan bahwa: “Hukum adalah peraturan yang di buat oleh suatu kekuasaan atau adat yang dianggap berlaku oleh dan untuk orang banyak; undang-undang, ketentuan, kaedah, patokan; keputusan hakim.”[4]
  2. b)Hukum menurut Simorangkir dan Sastropranoto dalam Kansil, hukum adalah peratuaran-peraturan yang bersifat memaksa, yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib, pelanggaran mana terhadap peraturan-peraturan tadi berakibatkan diambilnya tindakan, yaitu dengan hukuman tertentu.[5]
  3. c)Hukum menurut Amin dalam Kansil, hukum merupakan kumpulan-kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri dari norma dan saksi-saks[6]

2.1.3   Pengertian kesadaran Hukum

  1. Kesadaran hukum adalah kesadaran yang ada pada setiap manusia tentang apa hukum itu atau apa seharusnya hukum itu, suatu kategori tertentu dari hidup kejiwaan kita dengan mana kita membedakan antara hukum dan tidak hukum (onrecht), antara yang seyogyanya dilakukan dan tidak seyogyanya dilakukan (Scholten, 1954: 166).
  2. Menurut kamus Bahasa Indonesia. Kesadaran hukum adalah pengetahuan bahawa prilaku tertentu diatur oleh hukum sehingga ada kecendrungan untuk mematuhi peraturan.
  3. Kesadaran hukum adalah kesadaran yang ada pada setiap manusia tentang apa hukum itu atau apa seharusnya hukum itu, suatu kategori tertentu dari hidup kejiwaan kita dengan mana kita membedakan antara hukum dan tidak hukum (onrecht).
  4. Menurut Suharso dan Retnoningsih, kesadaran hukum adalah[7]
  5. Nilai-nilai yang terdapat dalam diri manusia mengenai hukum yang ada.
  6. Bahwa suatu perilaku tertentu diatur oleh hukum.
  7. Menurut Abdurrahman dalam Nurhidayat menyatakan bahwa kesadaran hukum itu adalah tidak lain dari pada suatu kesadaran yang ada dalam kehidupan manusia untuk selalu patuh dan taat pada hukum.[8]

https://kabarna.id/endless-apk/