Penguatan Bahasa Indonesia di ASEAN Harus Diperkuat Lagi

Penguatan Bahasa Indonesia di ASEAN Harus Diperkuat Lagi

Penguatan Bahasa Indonesia di ASEAN Harus Diperkuat Lagi

Penguatan Bahasa Indonesia di ASEAN Harus Diperkuat Lagi
Penguatan Bahasa Indonesia di ASEAN Harus Diperkuat Lagi

BANDUNG-Program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) gencar dilakukan di tingkat internasional, namun promosi di regional ASEAN sendiri dipandang tidak terlalu aktif.

Prof. Dr. Dendy Sugono menyatakan hal itu saat menjadi pembicara dalam Seminar

Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia “Mengenang Kiprah JS Badudu dalam Pengembangan Bahasa Indonesia” yang diselenggarakan program studi Sastra Indonesia Unpad di Aula Pusat Studi Budaya Jepang Fakultas Ilmu Budaya Unpad.

“Langkah pemerintah terkait promosi Bahasa Indonesia dalam menghadapi era

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dinilai kurang aktif,” ujarnya.

Prof. Dendy mengatakan, belum dibukanya program BIPA di tingkat ASEAN menjadi alasan pemerintah tidak aktif dalam mengembangkan Bahasa Indonesia. Di sisi lain,

masyarakat Indonesia sendiri tidak proaktif dalam mempelajari bahasa-bahasa yang

digunakan di negara anggota ASEAN. Padahal, bahasa merupakan salah satu indikator kesiapan negara dalam menghadapi MEA.

“Kalau kita mau usaha, mau promosi ke sana, mau dagang di sana, harus tahu bahasa orang-orang di sana,” kata Prof. Dendy. jo

 

Sumber :

https://www.evernote.com/shard/s355/sh/a8f0cc59-0cb0-451a-a722-f9ebb0ac1139/a89fd663a555c4c3200f383eb3c20824