Status Pendidik dalam Pendidikan Islam

Status Pendidik dalam Pendidikan Islam

Salah satu hal yang amat menarik pada ajaran Islam adalah penghargaan Islam yang sangat tinggi terhadap guru. Penghargaan Islam terhadap ilmu tergambar dalam hadits-hadits yang artinya sebagai berikut, yang dikutip dari buku Asama Hasan Fahmi (1979 : 165) :

  1. Tinta ulama lebig berharga daripada syuhada.
  2. Orang berpengetahuan melebihi orang yang senang beribadat, yang berpuasa dan menghabiskan waktu malamnya untuk mengerjakan shalat, bahkan melebihi kebaikan orang yang berpegang di jalan Allah.
  3. Apabila meninggal seorang alim, maka terjadilah kekosongan dalam Islam yang tidak dapat siisi kecuali seorang alim yang lain.

Sebenarnya tingginya kedudukan guru dalam Islam merupakan realisasi ajaran Islam itu sendiri. Islam memuliakan pengetahuan, pengetahuan itu di dapat dari belajar dan mengajar. Yang belajar adalah calon guru, dan yang mengajar adalah guru. Maka pasti Islam memuliakan seorang guru.

Ada penyebab khas mengapa orang Islam amat menghargai guru, yaitu pandangan bahwa ilmu (pengetahuan) itu semuanya bersumber pada Tuhan :

…. لاعلم لنا الاماعلمتنا….

…. Tidak ada pengetahuan yang kami miliki kecuali yang Engkau ajarkan kepada kami ….

Ilmu datang dari Tuhan, guru pertama adalah Tuhan. Pandangan yang menembus kedudukan langit ini yang telah melahirkan sikap pada orang Islam bahwa ilmu itu tidak terpisah dari Allah, dan ilmu tidak terpisah dari guru, maka keudukan guru amat tinggi dalam  Islam.[5]

Al Ghazali menukil beberapa hadits Nabi Muhammad SAW. tentang keutamaan seorang pendidik, dan berkesimpulan bahwa pendidik disebut sebagai orang besar yang aktivitasnya lebih baik daripada beribadat selama setahun. Selanjutnya Al Ghazali menukil dari perkataan para ulama yang menyatakan bahwa pendidik merupakan pelita segala zaman. Orang yang hidup sesama dengannya akan memperoleh pancaran Nur keindahannya. Dan andaikan dunia tidak ada pendidik niscaya manusia seperti binatang, sebab “Pendidik adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan kepada sifat insaniyah”.[6]

Betapa mulianya kedudukan para pendidik dalam Islam, tercermin dalam firman Allah SWT. dan sabda Rasulullah SAW, diantaranya :

يرفع الله الذين امنوا منكم والذين اوتواالعلم درجت. المجادلة:11

“Allah mengangkat derajat orang-orang beriman diantaramu dan orang-orang berilmu (beberapa derajat lebih tinggi)”. (QS. Al Mujadalah:11)[7]

 

https://bobhenneman.info/crossworlds-apk/