Swasta Berebut 13 Ribu Siswa, Lulusan SMP Sederajat dalam PPDB SMA/SMK

Swasta Berebut 13 Ribu Siswa, Lulusan SMP Sederajat dalam PPDB SMA SMK

Swasta Berebut 13 Ribu Siswa, Lulusan SMP Sederajat dalam PPDB SMA/SMK

Swasta Berebut 13 Ribu Siswa, Lulusan SMP Sederajat dalam PPDB SMA SMK
Swasta Berebut 13 Ribu Siswa, Lulusan SMP Sederajat dalam PPDB SMA SMK

 

Haruskah SMA dan SMK swasta resah? Sekolah-sekolah negeri memang telah menaikkan pagu siswa baru. Namun, jumlahnya mencapai 5.508 siswa atau masih sekitar sepertiga dari total lulusan SMP/MTs sederajat yang mencapai 18.901 anak. Sisanya lebih dari 13 ribu siswa.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim telah menentukan lima jalur pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Yaitu, jalur prestasi, jalur mitra warga, jalur bidikmisi, serta jalur inklusi. Keempatnya dilakukan secara offline. Satu jalur lagi adalah reguler (umum). Pendaftaran dilakukan secara online.

Dispendik juga telah menetapkan kuota setiap jalur. Di antara lima jalur tersebut, pagu jalur online atau reguler paling besar. Rata-rata 80–85 persen dari total pagu SMA/SMK negeri. Ketentuan telah disosialisasikan ke seluruh kepala cabang dispendik se-Jatim.

’’Tapi, lebih jelasnya kami menunggu juknis (petunjuk teknis, Red) PPDB dari Dispendik Jatim,” kata Kasi Pembelajaran SMA/SMK Cabang Dispendik Wilayah Gresik Rita Riana (lihat grafis).

Selain itu, Dispendik Jatim menentukan jumlah kuota siswa luar wilayah. Calon

peserta didik dengan kartu keluarga (KK) luar Provinsi Jatim hanya disediai 1 persen dari jumlah pagu. Mekanisme seleksinya sesuai hasil pemeringkatan nilai unas. Adapun SMA lintas kabupaten/kota se-Jatim disediai pagu sampai 10 persen. ”Artinya, siswa dalam kota tetap lebih diutamakan,” katanya.

Sementara itu, seleksi jalur reguler digelar secara online. Pendaftaran dilakukan mandiri secara online melalui web dispendik.

Dasar seleksinya dilakukan berbasis nilai ujian nasional (unas) siswa. Nilai unas kemudian dirangking untuk menentukan kelulusan.

Di sisi lain, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri telah menentukan pagu per sekolah. Ketua MKKS SMA Negeri Nurus Shobah menyampaikan, total pagu seluruh SMA negeri mencapai 4.068 siswa. ’’Per kelas maksimal 36 siswa,” jelas Shobah.

Itu belum termasuk pagu SMK negeri. Tahun lalu, total pagu di empat SMK negeri sebanyak 1.440 siswa. Dengan demikian, total pagu yang tertampung di SMA/SMK negeri 5.508 siswa.

Namun, tahun ini SMK negeri juga akan menambah pagu. Apalagi, pendaftaran ke

SMK negeri tidak dibatasi oleh sistem zonasi seperti yang diterapkan di SMA. Karena itu, siswa dari luar Kabupaten Gresik sangat memungkinkan untuk mendaftar ke SMKN di wilayah Gresik.

Seperti diketahui, lulusan SMP/MTs tahun ini mencapai 18.901 orang. Jumlah

tersebut akan diperebutkan 99 SMA/SMK. Itu belum termasuk 63 madrasah aliyah (MA). Dengan demikian, jumlah siswa yang tidak tertampung di SMA/SMK negeri mencapai 13.392 siswa. Itulah yang akan diperebutkan SMA/MA/SMK swasta.

 

Sumber :

http://blog.umy.ac.id/herulampung/contoh-teks-eksplanasi-tentang-musim-kemarau/